Dewan Panggil Dua Perusahaan Terkait Izin Lokasi

Indolinear.com, Kabupaten Tangerang – DPRD Kabupaten Tangerang, memanggil PT. Bangun Laksana Persada (BLP) terkait izin lokasi lahan seluas 400 heaktar di Kecamatan Pakuhaji. Selain itu secara bersamaan legislatif juga DPRD juga memanggil PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM).

Kedua perusaahaan tersebut  memenuhi panggilan DPRD untuk dengar pendapat di Jalan Kisamaun, Pasar Anyar, Tangerang. Pihak legislatif yang hadir berasal dari Komisi I dan Komisi II serta pimpinan DPRD.

Menurut Wakil Ketua DPRD, Adi Tiya Wijaya, pemanggilan tersebut merupakan fungsi control legislative kepada para pelaku usaha dalam menjalankan kewajibanya dalam hal perizinan.

“Para pelaku usaha sudah diberikan izin lokasi kita ingin tau sejauh mana pelaksanaanya baik perolehan lahanya ataupun pembangunanya. Pengakuan mereka di hearing ini mereka sudah melaksanakan sesuai aturan. Kita juga akan melakukan pengecekan ke lokasi para pelaku usaha ini dan mengkroscek perizinannya kembali di intansi terkait,” kata Aditiya.

Dalam hearing itu terlihat dua perusaahan ini menyerahkan dokumen-dokumen perizinanya. Heroe Sinbad selaku General Manager PT TUMmenyatakan, pihaknya memenuhi panggilan DPRD dan menyerahkan dokumen perizinan perusahaanya. ”Masalah perizinan dan sudah kita serahkan,” ucapnya singkat.

Hal yang sama juga dikatakan Muhamad Arifin selaku pengelola PT BLP. Kata dia, pemangilan ini terkait update perizinan dan pengembangan lahan Laksana Buisnes Park di Pakuhaji yang dikelola PT BLP.

“Dari SK sih, kita dapat maksimal 400 heaktar, sudah sesuai izin.  Ini hanya klarifikasi perolehan tanahnya, karena pengembangan bertahap. Tinggal 100 hektar sudah akusisi tinggal proses di BPN,”imbuh Arifin.(Jay)

INFOKAN PADA SAHABAT: