Fraksi GERINDRA-PAN Tangsel: Ada Indikasi Mobilisasi Pemilih melalui Penyelenggara Pilkada, Bawaslu Harus Tegas

Koranlinear.com, Tangsel – Hari ini ramai pemberitaan seorang petugas KPPS pembagian formulir C6 oleh petugas namun dibarengi pemberian bingkisan dari pasangan Benyamin-Pilar berisi mug (gelas) gambar Benyamin-Pilar, masker warna kuning, brosur program dan stiker.

Tindakan petugas KPPS tersebut menunjukkan keberpihakan penyelanggaran Pilkada pada salah satu pasangan calon. Hal ini tentu mencedarai Pilkada Kota Tangsel yang Jujur dan Adil, karena penyelenggara dalam hal ini KPPS tidak netral dan berpihak sehingga mengakibatkan rentan terjadi kecurangan di TPS.

Ahmad Syawqi menyampaikan “Peristiwa pembagian bingkisan pasangan Benyamin-Pilar oleh petugas KPPS saat memberikan formulir C6, membuat kita pantas curiga dan mempertanyakan Netralitas KPU Tangsel dalam Penyelenggaraan Pilkada, serta kita khawatir ada kecurangan yang sistematis untuk memenangkan pasalon tertentu oleh penyelenggara di lapangan yang dapat merusak demokrasi yang sehat di Tangsel”.

Dari Informasi yang telah ada, bahwa pelaku petugas KPPS yang membagikan bingkisan Benyamin-Pilar telah diperiksa.

Ahmad Syawqi menambahkan “kami melihat ada upaya yang dilakukan oleh paslon tertentu untuk mobilisasi pemilih melalui penyelenggara Pilkada, yg saat ini  sudah terbukti adanya petugas KPPS yang memobilisasi dengan modus membagikan bingkisan Benyamin-Pilar”.

Ahmad Syawqi menegaskan bahwa “Bawaslu harus melakukan pemeriksaan dan penelusuran terkait peristiwa ini serta siapa yang memerintahkan pelaku. Sebab ini bisa jadi adanya indikasi kecurangan yang terstruktur dan sistematis untuk memenangkan salah satu paslon”.(rls)

INFOKAN PADA SAHABAT: