Ini Penjelasan Kemenag Kabupaten Tangerang Tentang Ibadah Haji

Koranlinear.com, Kabupaten Tangerang – Sebanyak 2.048 jemaah di Kabupaten Tangerang batal berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji pada 1441 Hijriah atau 2020 Masehi.

Ribuan jemaah ini baru akan diberangkatkan pada musim haji 1442 Hijriah atau 2021 Masehi mendatang.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Tangerang Anas Suandi mengatakan, pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini termaktub dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020. Pasalnya, Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi. Sehingga, pembatalan itu merupakan salah satu upaya penanggulangan penularan Covid-19.

Keputusan Menteri Agama Tentang Keberangkatan Haji

“Kami sudah menerima salinan Keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020, bahwa tidak ada pemberangkatan calon jemaah haji tahun ini. Tidak hanya mendukung, tetapi kami siap melaksanakan keputusan tersebut,” ujar Anas dilansir dari indolinear.com (RegenINDO Media Grup).

Dia menegaskan, Kemenag bukan tidak mau menyelenggarakan ibadah haji, apalagi menunda-nunda. Sebab, tahapan di Kabupaten Tangerang sudah mencapai 75 persen. Seharusnya, kata Anas, jadwal pemberangkatan gelombang pertama calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang pada 25 Juni 2020.

“Kalau administrasi ya sudah 75 persen, tinggal tahapan bimsik (bimbingan manasik haji) tingkat kabupaten dan bimsik tingkat kecamatan. Setelah itu, pemberangkatan dan pemulangan,” jelas dia.

Anas menyebut, keputusan pemerintah pusat terkait pembatalan keberangkatan calon jemaah haji tahun ini sudah disampaikan kepada pihak-pihak terkait di wilayah Kabupaten Tangerang, seperti Majelis Ulama Indonesia, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji, Kantor Urusan Agama, dan sebagian calon jemaah haji. Secara umum, menurut dia, calon jemaah haji bisa menerima keputusan itu demi kemaslahatan umat di tengah pandemi global saat ini.

“Jadi, sebanyak 2.048 jemaah yang tadinya siap berangkat tahun ini otomatis baru akan diberangkatkan pada musim haji tahun depan. Apabila ada yang mengundurkan diri, prosedurnya sama seperti pada penyelenggaraan ibadah haji sebelum-sebelumnya,” ucap dia.

Anas pun mengajak masyarakat untuk tetap sabar dan tawakal, serta berdoa agar wabah Covid-19 cepat berakhir.(tra)

INFOKAN PADA SAHABAT: