Prabowo Alihkan Anggaran Kemenhan 2020 Beli Ventilator Dalam Negeri

Koranlinear.com, Jakarta – Ventilator dalam negeri dianggap mumpuni untuk menangani Pasien Corona. Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memastikan bakal membeli karya ITB dimaksud.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjelaskan anggaran pengadaan ventilator buatan dalam negeri dialokasikan dari anggaran Kemenhan 2020. Pengalihan anggaran tersebut semata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di Tanah Air di tengah upaya menangani pasien virus corona (Covid-19).

Prabowo tidak menyebutkan berapa anggaran yang dialihkan untuk pengadaan alat ventilator. Hanya saja dapat dipastikan, alat ventilator yang dibeli merupakan hasil karya Dr Syarif Hidayat dan ITB. Ventilator bernama Vent-I ini dihargai sekitar US$1000 per unit.

“Saya gembira produksi ventilator ini sebanyak 500 unit per minggu. Dengan harga terjangkau sebentar lagi kita sangat optimis hampir semua rumah sakit akan punya. Alat bantu ini sangat vital bagi perawatan pasien,” katanya berdasarkan live Instagram Jubir Kemhan Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (5/5/2020).

Prabowo optimis seluruh rumah sakit militer maupun non militer akan memiliki alat tersebut dalam waktu dekat. Dia menyebut dalam durasi yang tidak lama lagi, rumah sakit akan mampu menghadapi ancaman pandemi ini.

“Dalam waktu dekat kita akan gunakan anggaran yang kegiatannya bisa ditunda untuk dialihkan untuk beli ventilator. Refocusing anggaran ini sesuai perintah presiden,” katanya sembari mengungkap tak lama lagi Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) juga akan memliki karya serupa.

Di sisi lain, Prabowo turut mengapresiasi kerja keras pencipta Vent-I Syarif Hidayat dan ITB. Pasalnya di tengah pandemi saat ini, dunia kesulitan menyediakan alat kesehatan. Terlebih harga per unit alat bantu pernafasan in di luar negeri mencapai US$6.000 – US$8.000 per unit.

“Saya ucapkan terimakasih penghargaan setinggi-tingginya atas patriotisme anda atau prestasi anda, kita bangga bahwa kita mampu produksi alat yang sangat dibutuhakan seluruh dunia,” ujarnya.(dro/BI)

INFOKAN PADA SAHABAT: