Tiga Jenis Senjata Sniper Yang Dimiliki Tentara Indonesia

Koranlinear.com, Jakarta – Keberadaan penembak jitu memang sulit terdeteksi. Keahlian menembak disertai persenjataan yang canggih menjadi kunci seorang sniper.

Banyak penembak jitu dan senjatanya juga canggih. Bahkan Indonesia mampu memproduksi senjata sniper sendiri yang diakui dunia. Jenis senjata sniper apa saja yang dimiliki Indonesia, berikut informasinya.

Hecate II

Hecate II dikenal juga dengan nama FR-12,7 mm adalah senapan anti-materiel buatan PGM Précision asal Perancis. Di Indonesia. Hecate II menjadi senjata andalan untuk Kopassus TNI AD, Taifib Korps Marinir, dan Kopaska TNI AL, Detasemen (Den) Bravo 90.

Keunggulan Hecate II yakni keberadaan monopod yang di pasang pada pada bagian popor. Fungsinya untuk membuat pemakaian senapan lebih stabil. Melengkapi fungsi tersebut, overpressure vents juga sangat mendukung untuk membuang tekanan gas ketika terjadi pemecahan peluru di dalam.

Barrett M82A1

M82 merupakan senapan dengan kategori high-powered heavy sniper rifle dikembangkan dan diproduksi oleh American Barrett Firearms Company. Disebut juga dengan nama “Light Fifty” karena kalibernya yaitu .50 BMG (12.7 mm). Senapan ini menjadi andalan Kopassus.

Jarak tembak efektif mencapai 1500 meter dengan record 2500 meter, dengan amunisi bertenaga tinggi yang sangat efektif seperti API dan Raufoss Mk 211, sangat efektif untuk menghadapi target seperti kabin radar, truck, pesawat udara yang sedang parkir dll. M82 juga dapat digunakan terhadap target manusia dari jarak yang cukup jauh atau saat ia berada di balik pelindung seperti dinding.

SPR-3

Ini senjata sniper buatan Indonesia. SPR-3 namanya. Senapan sniper ini dirancang sebagai senapan yang didedikasikan untuk memberikan jaminan akurasi, kemudahan pemeliharaan, keandalan dan ketahanan militer. Ada tembakan tunggal, tindakan baut senapan dengan penglihatan optik dan malt baffle muzzle brake untuk mengurangi kekuatan hentakan. Stok gagang lipat tersedia sebagai pilihan untuk pendek dan panjang.

Varian SPR-3 dengan peredam termasuk amunisi subsonic. Biasanya sistem ditujukan untuk penglihatan teleskopik 10×5, penglihatan malam yang dapat digunakan dengan kedua senapan. Digunakan untuk tentara Indonesia.(tra)

Senjata sniper tidak jauh dengan peluru. Jika sudah mengetahui jenis senjatanya, maka sekarang perlu mengetahui jenis peluru yang digunakan. Berikut ulasannya.

INFOKAN PADA SAHABAT: