Tiga Kerajaan Fiktif Yang Sempat Viral Di Indonesia

Koranlinear.com, Jakarta – Di Indonesia sudah beberapa kali dihebohkan dngan kemunculan kerajaan fiktif yang dipimpin oleh seseorang. Kerajaan fiktif tersebut sangat viral.

Setidaknya ada tiga komunitas yang menjadi kerajaan fiktif. Berikut empat kerajaan fiktif yang sempat viral di Indonesia.

Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo

Kerajaan Agung Sejagat muncul di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Rajanya bernama Totok Santosa Hadiningrat sedangkan sang permaisuri bernama Dyah Gitarja.

Kerajaan Agung Sejagat mengklaim telah memiliki sekitar 500 pengikut. Pengikutnya tersebar di beberapa kota seperti Yogyakarta, Solo, Klaten dan Sumatera. Pada kerajaan ini mengaku sebagai penerus Kerajaan Majapahit.

Kerajaan ini memiliki cabang seperti di Klaten. Para pengikut Kerajaan Agung Sejagat di Klaten dipimpin Mahamenteri, Wiwik Untari. Di Klaten dipastikan tidak ada bangunan kerajaan. Karena hanya pengikut kegiatan di Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo.

Ternyata para pengikut Kerajaan Agung Sejagat kerap mengadakan pertemuan anggota yang dipusatkan di Desa Brajan, Kecamatan Prambanan. Dalam pertemuan itu, setiap anggota biasa ditarik iuran Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Uang iuran anggota Kerajaan Agung Sejagat dipergunakan untuk membeli pakaian seragam dan diberikan kartu tanda anggota (KTA). Selain cetak KTA, uang iuran juga digunakan untuk kegiatan pembangunan keraton.

Sunda Empire

Anggota Sunda Empire mengklaim dapat mengendalikan bumi dan nuklir. Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana mengatakan bahwa pemerintah harus mengikuti tatanan kepercayaan mereka.

Agar pemerintah dan negara yang ada di dunia dapat mendorong terciptanya keadilan dan kemakmuran seluruh masyarakat. Pasa Sunda Empire mempercayai sistem internasional berada dalam kekuasaan Sunda Empire.

Negara Rakyat Nusantara

Pada 2015 juga sempat muncul organisasi Negara Rakyat Nusantara, tetapi keberadaannya telah meredup dan kembali muncul lagi di media sosial. Negara Rakyat Nusantara ini diunggah kembali di laman media sosial YouTube.

Negara fiktif ini mengklaim Negara Rakyat Nusantara sudah ada jauh sebelum Republik Indonesia berdiri. Pernyataan sikap itu disampaikan oleh Presiden Negara Rakyat Nusantara, yakni Yudi Syamhudi Suyudi. Dia mengatakan sistem Indonesia sudah membusuk.(tra)

Tiga pengemis ini pun sempat viral di Indonesia. Mau tahu mengapa mereka sempat viral? Berikut informasinya.

INFOKAN PADA SAHABAT: