Tiga Makanan Khas Kalimantan Timur Yang Sayang Untuk Dilewatkan

Koranlinear.com, Kalimantan Timur – Berkunjung ke suatu daerah kurang rasanya jika tidak mencicipi makanan khasnya terasa kurang lengkap rasanya. Apalagi bila berkunjung ke Kalimantan Timur.

Meskipun makanan asli Kalimantan Timur ini masih jarang terdengar di telinga namun bagi anda pecinta kuliner sangat kurang lengkap rasanya manakala tidak mencicipinya. Berikut tiga makanan khas Kalimantan Timur yang sayang untuk dilewatkan.

Nasi Kuning

Makanan dari Kalimantan satu ini sudah cukup popular di kalangan masyarakat termasuk di Pulau Jawa. Nasi kuning merupakan makanan berbahan dasar beras yang sudah dimasak bersama dengan rempah-rempah khusus sehingga memberikan sensasi gurih. Untuk warnanya sendiri ini didapatkan dari pewarna makanan alami yaitu kunyit. Nasi kuning dihidangkan dengan beragam lauk seperti tempe goreng, tahu goreng, telur dadar, ayam goreng dan lain-lain.

Kombinasi unik antara serundeng, ikan gabus, telur, bumbu Bali serta taburan bawang merah menjadikan nasi kuning semakin special. Karena spesialnya ini di tahun 2013 pemerintah mendirikan tempat makan khusus untuk penjual nasi kuning.

Ayam Cincane

Di Samarinda olahan dari daging ayam cukup popular. Jika dilihat sekilas tidak berbeda dengan olahan daging ayam di tempat lain karena hanya daging ayam yang dibumbui serta dibakar. Akan tetapi manakala kamu mencicipi akan sangat terasa perbedaannya. Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan bumbu merah yang digunakan serta cita rasa lengkuas, jahe serta kemirinya akan langsung nempel di lidah.

Selain itu tekstur dagingnya yang lembut dan gurih karena menggunakan ayam kampung. Awal mulanya kuliner dari ayam ini disajikan dalam acara khusus seperti pesta pernikahan , kelahiran serta upacara adat. Akan tetapi seiring berkembangnya waktu semakin banyak rumah makan yang menjual sajian lezat dari ayam ini.

Gence Ruang

Kuliner dari Kalimantan Timur sebagian besar menggunakan bahan dasar ikan serta hasil laut. Gence ruan merupakan salah satu makanan yang menggunakan ikan sebagai bahan dasarnya. Nama ”ruan” ini diambil sari empat huruf terakhir pada hidangan utama ini yaitu ikan haruan atau lebih dikenal dengan nama ikan gabus. Sementara “gence” adalah nama bumbu special yang digunakan.

Biasanya, ikan haruan ini digoreng dalam keadaan kering atau dibakar setelah dilumuri dengan menggunakan garam. Manakala sudah matang maka dicampur dengan menggunakan bumbu yang memiliki cita rasa pedas serta manis. Bumbunya terdiri dari cabai merah, bawang putih, bawang merah serta air asam Jawa yang sudah ditumis sebelumnya.(tra)

INFOKAN PADA SAHABAT: