Tiga Situ Yang Berada di Kecamatan Ciputat Timur

Koranlinear.com, Tangsel – Situ adalah suatu wadah genangan air di atas permukaan tanah yang terbentuk secara alami ataupun buatan. Sumber air situ berasal dari air tanah ataupun air permukaan. Salah satu manfaat situ selain untuk air minum dan air baku juga untuk konsevasi lingkungan dan dapat mengurangi dampak banjir.

Dan saat ini fungsi situ sudah mulai hilang dikarenakan banyaknya alih fungsi lahan yang dipergunakan untuk daerah permukiman bahkan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah dan limbah rumah tangga. Di Tangsel, setidaknya ada 9 (sembilan) situ yang tersebar diberbagai daerah. Walaupun sampai saat ini, keberadaan situ di Tangsel sangat menghawatirkan karena banyak terjadinya alih fungsi lahan. Berikut ini situ-situ yang ada di Tangsel:

Situ Rompong

Situ Rompong merupakan salah satu situ yang terletak desa Rempoa, kecamatan Ciputat Timur. Situ Rompong awalnya memiliki luas ±2 Ha Tetapi sejak ada pembangunan rumah-rumah liar disekitar situ, sekarang luas situ berkurang menjadi ±1,74 Ha. Kedalaman situ semula ± 3 m, tetapi sekarang mengalami pendangkalan menjadi ± 1,5 m.

Situ Rompong berbatasan langsung dengan beberapa komplek, yaitu komplek Permata Asri, dan komplek Green Wood sertga pemukiman tradisional. Situ ini dahulu berfungsi sebagai irigasi untuk sawah-sawah di sekitar situ, resapan, dan sebagai sumber air bagi warga sekitar.  Berdasarkan infirmasi yang dihimpun oleh JTS, Situ Rompong merupakan satu dari empat situ yang memprihatinkan di Tangsel.

Situ Legoso

Situ Legoso terletak di Kelurahan Cempaka Putih Kecamatan Ciputat Timur , Tepatnya sekitar kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta . Tidak ada informasi yang jelas mengenai luas situ ini. Tapi yang jelas, situ ini terus mengalami penyempitan dan fungsinya pun telah telah berubah menjadi tempat pembungan sampah dan limbah rumah tangga.

Situ Gintung

Situ Gintung terletak di Kelurahan Cirendeu Kecamatan Ciputat Timur , tepatnya dibelakang kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Situ gintung awalnya adalah waduk yang berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan dan untuk perairan ladang pertanian di sekitar wilayah tersebut. Dibuat antara tahun 1932-1933 dengan luas awal 31 ha. Situ ini pernah menyimpan peristiwa kelam, dimana pada tanggal 27 Maret 2009 tanggul situ ini jebol menelan korban hingga 100.(tra)

INFOKAN PADA SAHABAT: