Usul Gerindra Bansos Tunai Ada Sampai Desember

Koranlinear.com, Jakarta – Bantuan Sosial tunai harus ada sampai Desember 2020. Ini berkaitan dengan kurva kasus positif Covid-19 yang masih menunjukan peningkatan jumlah.

Pasalnya, seiring dengan berkepanjangannya status bencana nasional pandemi covid-19, seluruh sektor ekonomi dan bisnis menjadi terpuruk. Sementara, negara membutuhkan anggaran yang besar, baik dalam penanggulangan bencana ataupun penyaluran bantuan kepada seluruh masyarakat yang terdampak pandemi.

“Penyelesaian Covid-19 sampai sekarang belum ada tanda-tanda melandai dan saudara-saudara kita yang terkena dampak sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh covid-19 juga makin hari makin banyak,” ungkap Ahmad Muzani.

Ahmad Muzani menambahkan masyarakat Indonesia harus terus bersabar serta memiliki stamina yang kuat. Partai Gerindra berharap dalam situasi pandemi Covid-19 ini tidak membuat pemerintah kehilangan kesabaran. Dirinya pun berharap pemerintah dapat tetap tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan.

“Memang menghadapi masalah Corona ini menguras ekonomi yang sangat banyak, menguras uang negara yang tidak sedikit. Akibatnya, kemudian uang negara menjadi begitu banyak digunakan menanggulangi dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi,” ungkap Ahmad Muzani.

Sebab ditegaskannya, dampak negatif pandemi bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga dirasakan seluruh di seluruh dunia saat ini. Partai Gerindra akan berjuang terus menerus, agar masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi dapat bantuan dari pemerintah hingga bulan Desember.

“Partai Gerindra akan berjuang terus menerus, agar masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi dapat bantuan dari pemerintah hingga bulan Desember,” ungkap Ahmad Muzani

Ahmad Muzani mengungkapkan pemerintah kini tengah mengalami kesulitan keuangan, bersamaan dengan kewajiban untuk mengatasi masalah ekonomi dan sosial imbas pandemi. Namun, terlepas dari beban berat tersebut, pemerintah tetap harus memprioritaskan rakyat yang kini terpuruk menghadapi situasi saat ini.

“Kalau pemerintah bisa melakukan subsidi untuk kepentingan banyak pihak, kenapa pemerintah tidak melakukan segala macam upaya untuk kepentingan masyarakat, terutama mereka yang terkena dampak sosial dan ekonomi,” pungkas Ahmad Muzani.(tra/jwpscom)

INFOKAN PADA SAHABAT: